Kesan mencari Paspor di kantor Imigrasi Yogyakarta

Hari Jumat 8 Agustus saya dan kedua kawan datang ke kantor Imigrasi Yogyakarta untuk menanyakan syarat-syarat mencari Paspor Baik Hijau ataupun biru. Aku bertanya kepada petugas baik syarat atau yangnlaiannya salah satunya” berapa hari pak kalau buat paspor sampai jadi?” beliau menjawab 2 hari mas!!! untuk paspor Hijau dan kalau paspor biru mas haru ke jakarta (mantab batinku).

Hari Sabtu aku mencari syarat yang dibutuhkan untukpaspor hijau antara lain :
1. Foto Copy KTP 1 lembar
2. Foto copy Kartu keluarga 1 lembar
3. Foto Copy Surat Nikah (bagi yang sudah nikah) 1 lembar
4. Foto Copy Akte Kelahiran 1 lembar
5. Surat Permohonan dari instansi 1 lembar Asli

Hari Senin 11 Agustus saya dan temen2 datang lagi ke kantorImigrasi mencari paspor Hijau sambil membawa kelengkapan yang dibutuhkan dengan dokumen Aslinya yang akan digunakan untuk cross cek.

Kemudian saya membeli map dan blanko seharga Rp. 5.000 dan mengisi blanko tersebut, kemudian saya akan serahkan kepada petugas sambil bertanya ” Pak kapan Fotonya ?” di jawab “1 minggu lagi mas” . mendengar jawaban seperti itu berkas gak jadi aku serahkan. sambil clingak-clinguk saya mencari petugas yang kemarin menjawab selesai 2 hari.akhirnya ketemu dan saya serahkan kepada beliau, dan aku tanya lagi “pak, Kapan fotonya?” beliau menjawab hari Jumat tanggal 15 Agustus jam 9 mas. (batinku lha kok untuk nunggu foto 5 hari sendiri) tapi tetap aku serahkan.

Jumat, 15 Agustus 2008 aku datang lagi dan menyerahkan bukti supaya aku di panggil untuk mbayar/Wawancara / foto. setelah menunggu + 25 menit aku di panggil untukmembayar sebesar Rp. 270.000 untuk biaya pembuatan paspor dan Rp. 5.000 untuk Cover Paspor. setelah menunggu +15 menit aku di panggil untuk wawancara tentang keperluan apa mencari paspor? setalah wawancara selesai + 10 menit aku di panggil lagi untuk foto. setelah foto aku bertanya ” mas jadinya kapan? di jawab tanya depan mas,disini nggak berwenang menjawab. akhirnya aku bertanya ke bagian pengambilan paspor ” PAk setelah Foto kapan paspor jadi di jawab. “wah agak lama mas karena sistemnya baru tapi coba besok selasa telepon aja mas” (waladalah : kurang lama dalampelatihan. batinku)
Hari Selasa 19 Agustus 2008 jam 08.30aku telpon tidak ada yang mengangkat, akhirnya kawanku datang terlebih dulu keKantor Imigrasi dan menanyakan di jawab wah nanti siang jam 13.00 WIB Jadinya.
tepat jam 13.00 gantian saya yang tanya tanya pada petugas dan dijawab wah nanti jam 15.00 baru selesai. Kemudian kawanku yang dijanjikan jam 13.00 tanya lagi tapi ganti petugas dan kebetulan ibu-ibu. dijawab “sebentar mas kucarikan sambil mbolak-mbalik lembaran kertas mencari namanya dan ada namanya, dah jadi mas dibawahnya aku lihat nama kawanku satunya dan yang paling bawah namak, sambil aku berkata lha itu namaku sudah ada, sekalian bu.akhirnya jadi deh.
Apanya ya yang salah, era teknologi informasi semakin canggih mestinya untuk cepat memproses kok sangat lambat sekali dan berbelit-belit. ooooooh. Akhirnya

About these ads
Categories: Bebas | Tags: | 26 Comments

Post navigation

26 thoughts on “Kesan mencari Paspor di kantor Imigrasi Yogyakarta

  1. baygtah87

    yaa…hrz maklum kali boz!!!!di imigrasi tu ngurus KITAS (map hijau) bukan cuma satu aja banyak ada beratus-ratus file dan itu g mungkin selesai dalam beberapa minggu, paling cepet aja selesai 3-4 minggu. jadi y harap maklum jngan terlalu egois soalnya petugas KITAS d kantor imigrasi hnya 1 orang dan itu mengurusi beratus-ratus berkas (skitar 800 berkas) pengajuan KITAS. bayangin aja smpe stress tu p.Darno (petugas KITAS.Red)…jadi gitu..ok!!!

  2. nah itu yang salah satu Indonesia tidak maju maju, sekarang jamanya serba digital/elektronik/komputerisasi, knapa yang gampang dibuat susah, Kantor Imigrasi Indonesia di kuala lumpur aja bisa membuat paspor hanya membutuhkan waktu 1 – 3 jam kok, knapa yang lain tidak bisa, pasti ada sesuatu yang salah??

  3. kita juga harus berfikir yang lebih maju dong? kalau memang itu mudah knapa di buat sulit dan lama, kantor Imigrasi Indonesia di Kualalumpur aja bisa 1 – 3 jam selesai kok, kenapa yang lain tidak bisa?? pasti ada sesuatu yang salah.
    Sebelum saya ngurus paspor sendiri saya sudah konsultasi dengan agen jasa pembuatan paspor, waktunya hanya 2 hari beres kok, tetapi biaya 3 kali lipat. kok bisa??? itulah Indonesia ku yang tercinta,
    makasih komentarnya

  4. NUR AINI

    wah2 aku boleh kasih komentar nich! hari gini 2008/9 masih begini? aku pikir tahun 1999 sewaktu ku buat paspor di jogja ditolak mentah2 krn aku dijawab “blm punya kerjaan” neh khan? aku lgsung pulang, sambil bingung? aku ni cari paspor tuk syart kerja pelaut.. ya dah ku ke jkt disana jg tdk jauh beda PASPOR JADI TAPI YA ITU LAMA NIAN, KU PIKIR JAMAN PURBA 1999 DAH JADI JAMAN KILAT.

  5. chinta

    Immigrasi Yogya mah emang biasa…sengaja lama, biar kalo masnya mau jadinya cepat yah …ada celah buat korupsi, dan itu terjadi kalo ada kesempatan.

  6. akos

    betul betul betul!…
    setuju mbak cinta….
    sekitar 2005 lalu pernah ngalami hal sama. katanya: mau yang kilat apa yg biasa mas?…
    bedanya apa bu?
    ya bayarnya.. (lhah…!!!)

  7. Wah… informasi dari anda sangat membantu mas. Smoga saya dan sahabat saya tidak mengalaminya besok. Hehe…
    Semangat!!

  8. trisno

    Pengalaman yang benar-2 sama persis…
    baik kronologis dan jawaban petugas nya.,
    Hal itu terjadi saat saya mengurus paspor di kantor imigrasi surakarta, bulan agustus 2009.
    Sangat memprihatinkan sekali mentalitas oknum pegawai imigrasi tersebut.

  9. Fakta Indonesia

    Komentar saya singkat saja.
    Ini adalah salah satu sumber pendapatan bagi siapa saja yg terlibat, dan tiap pelayan masyarakat (pegawai pemerintah) baik yg level tertinggi sampai level terendah sudah punya jatah / kapling sendiri-sendiri.
    Coba BAYANGKAN…. mana bisa Anda menuntut aparat/ pejabat/ pemimpin yg kita pilih agar membenahi sistem yg korup ini, sementara ujung-ujungnya itu adalah pemangkasan terhadap salah satu sumber penghasilan mereka ???

  10. dian

    pak darno yg bagian kitas sih karyawan plg sabar se-imigrasi jogja. gak pernah marah, baik, gak beda2in. kl yg lain? gak tau, tp pas ngurus kitas buat atasanku dl pd nanyain duit dll & bikin susah segala urusan!

  11. memang kok, dulu aku biayanya hampir
    sejuta buat bikin paspor, sebenarnya aslinya gak sampai tigaratus, cuma petugas Imigrasi jogja yang bernama Parno atau Darno berbelit-belit, begitu ku bilang biayanya terserah aja, langsung jadi cuma nunggu 2 jam, tapi ya itu biayanya hampir sejuta cuma kurang dualima aja!!!

  12. ANTIE

    Biasa meskipun saya orang asli Yogya saya juga kecewa dengan pemerintahan Yogyakarta. Membuat KTP aja 4 hari belum jadi dibilang suruh datang lagi…..Akhirnya pada saat mereka bilang belum jadi saya complaint dan ternyata salah satu petugas menemukan KTP sudah jadi….Aduh ada maksud apa?….Dari pengalaman itu saya membuat passport di Jakarta.

  13. nella

    well,,sy juga bingung nih masa di area sendiri kok malah sulit drpada di negri orang,,,yg lbih lucu lagi masa rubah paspor dari 24halaman ke 48 halaman dan karena kesalahan tahun lahir disuruh bayar Rp4000.000
    (empat jutaan)
    alamakkkkkkkkkkkkk

  14. partini

    waduw,aku jd ngeri jg mau buat…tp memang hrs buat… Aku blm pernah buat pasport di YG,pdhl aku orang YG,1x di SMRG,2X di SL. Bgmn dgn di YG? Aku akan coba buat di YG,Smg diberi kemudahan.

  15. ade

    orang kita ini…… seperti bayi manja……lihat ibu2 pagi2 disuapin tk sayur sampai ke dapur…….jadi untuk sayur aja harus sampai dilayani kalau perlu tukang sayur menawarkan dagangannya sampai kamar tidur……. begitu juga dengan dokumen lainnya……ktp……kalau sudah mempet waktu ingin membuat SIM,KTP,Tabungan,Akte lahir sampai mau melamar kerja …….ternyata belum punya KTP…….KTP itu dasar dari segala dokumen…… bagaimana punya KTP tempat tinggal aja kadang tidak jelas…… kalau tempat tinggal sudah pasti punya ……ditanya Ketua RT or Ketua RW aja, ngga kenal…… ini manusia macam apa……..mau dokumen yg lebih tinggi …….. sesama manusia aja ngga kenal…… apalagi dokumen……………

    Kalau orang yg baik dan benar adalah……Pertama,mempunyai tempat tinggal yg jelas ( tdk pernahpindah sana sini atau sombong punya tempat banyak tapi ngga punya identitas)….Kedua mengetahui siapa pengurus tempat tinggalnya, dan daftar nama anda (jangan karena banyak rumah , namanya didaftakan disemua rumah miliknya)…… mintakan surat pengantar dari RT setempat (kenalilah mereka, bukan mereka yg mengenal anda)…….lalu minta pengantar dari RW setempat…..lalu minta pengantar dari Kepala Dusun……lalu minta pengantar dari Lurah setamepat……terakhir ajukan permohonan KTP kepada Kecamatan…… semoga hal ini dapat membantu pengetahuan, bahwa anda selain membawa nyawa perlu juga membawa identitas……karena kalau anda mendapat musibah bencana, tidak akan dikuburkan sebagai mayat tidak dikenal.

  16. ade

    sepengetahuan saya…….setiap permohonan paspor di key in…..selanjutnya diproses by system……dalam server yang berada di jakarta…..disana pada hari itu tertumpuk semua permohona paspor dari seluruh Indonesia……kalo permohonan paspor seluruh Indonesia 1000 Paspor (ini tdk mungkinpaling tidak 5000 paspor) yang harus confirmasi ada atau tidak adanya nama yang double (pemalsuan/penggandaan) atau nama orang tersebut termasuk dalam daftar blacklist (pelanggaran hukum)…… tdk mungkin akan selesai dalam satu atau dua hari…….. kalaupun adanya situasional yang dapat diselesaikan permohonan paspor dalam satu hari, adalah hanya dengan alasan bagi orang sakit atau seseorang yg atas kepentingan negara (system memungkinkan)…….oleh karena itu apabila anda ingin paspor selesai dalam waktu yg singkat maka jadilah anda sebagai orang sakit.

  17. djjar

    Saya masukin berkas tanggal 16 Februari foto tanggal 18 dan dijanjikan jadi tanggal 23 atau 24 jadi total pembuatan 7-8 hari dengan biaya normal. Ini sedang nunggu wawancara. Memang saya baca peraturnnya maksimal jadi 4 hari setelah wawancara. Sabar aja deh… :D Kalo bisa sih lebih cepat lebih baik…

  18. selamet

    saya mengurus sendiri pasport di kantor imigrasi yogyakarta dekat airport hanya 4 hari kerja sudah selesai tanpa harus membayar yang macam macam, makanya jangan sok jadi boss, urus saja sendiri gampang kok, saya yang baru sekali dan orang desa saja bisa.

  19. John Felix

    Bagaimana sih Caranx Agar Kita dapat Melihat Daftar Paspor Online…….???? Makasih…..

  20. iam

    klo cranya bgni kpan mw maju…..payah,,

    nek petugasnya 1 orang knapa g rekrut lg yg ahli dlm hal teknologi informasi,,,,ga salah klo malaysia mengobrak-abrik budaya kita, karena kita sendiri juga malas menjaganya……

  21. Hidayat

    Soalnya pelayanan publik di indonesia ‘kan mental pengemis, maunya duit terus. Logikanya, mereka ‘kan sudah digaji negara/ pajak kita, kenapa masih minta uang untuk pelayanan tidak terhormat dari mereka? Di warteg pun orang tahu bagaimana melayani pembeli. Pelayan publik ini sudah digaji negara, kerja 5 hari seminggu, katanya orang-orang berpendidikan, tapi mentalnya mental cere. Sebenarnya nama jenis kegiatannya bukan pelayanan publik; pengemisan publik.

  22. Joko Patmono

    Mestinya keluhan masyarakat yang seperti ini (baca fakta dilapangan) dibaca oleh SBY. Bukan hanya Menkumham saja. Apalagi hanya dilirik kepala kantor Imigrasi.

  23. para pekerja kantor imigrasi indonesia sebahagian besar memang membudayakan korupsi

  24. para pekerja diimigrasi indonesia memang membudayakan korupsi

  25. kukurubuk

    Ini pengalaman Ibu saya yang sampai sekarang belum juga selesai ngurus paspor-nya di imigrasi jogja:

    1. Di pertemuan pertama, disampaikan bahwa kekurangannya adalah surat rekomendasi dari kelurahan. Padahal bukankah rekomendasi hanya untuk PNS? bila masyarakat umum juga harus menunjukkan rekomendasi, kenapa di website imigrasi tidak disampaikan secara gamblang dengan merujuk ke peraturan yang berlaku?

    2. Setelah rekomendasi dari kelurahan ditunjukkan di kemudian hari, petugas imigrasi mempermasalahkan surat keterangan lahir dari kelurahan (apakah mungkin karena ditjen imigrasi tidak mempercayai institusi kelurahan yang notabene INSTANSI PEMERINTAH?). Lalu, petugas tersebut meminta ijazah, atau akte nikah. Permasalahannya, Ibu saya tidak pernah lulus sekolah, dan janda. Lalu petugas tersebut meminta surat cerai. Masalah berlanjut. Akta cerai Ibu saya yang sudah sepuh dan awam tersebut sudah habis dimakan rayap. Lalu Ibu saya pun mengurus salinan surat keterangan cerai.

    3. Di kemudian hari, Ibu saya melengkapi dokumen dengan salinan surat cerai. Namun kembali dipermasalahkan. Kata petugas tersebut, dokumen tersebut HARUS ASLI, bukan SALINAN. ASTAGHFIRULLAHAL’ADZIM! Lalu Ibu saya diminta untuk menunjukkan Akta Nikah! Masalahnya, akta nikah pun sudah hancur lebur. Kalaupun minta salinan, sudah dapat dipastikan DITOLAK karena bakal dinyatakan bukan ASLI.

    Luar biasa dzalimnya si petugas. Semoga semua petugas dan pejabat kemenkumham diberi hidayah dan Ibu saya selalu mendapatkan kemuliaan.
    Oya, kalau si petugas mengharapkan amplop, mimpi kali yeee… yg ada penggerebekan dari KPK! Ayo kita bersihkan Kantor Imigrasi!!!

  26. sudi

    kantor imigrasi semua sama di Indonesia. korupsi aja dan kelakuan seperti anak anak sekolah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: