Contoh Cara Pemilihan Wakil Kepala Sekolah SMK Ngayogjokarto

Dalam suatu organisasi apapun, termasuk sekolah pasti tidak lepas dari pembantu pimipinan, sehingga diadakan pemilihan pembantu-pembantu pimipinan. di sekolah akan memerlukan Wakil Kepala Sekolah dan ataupun yanglainnya, berikut tulisan tentang contoh mekanisme dan kriteria dalam pemilihan Kepala sekolah yang saya dapat dari temen untuk sekolah yang mengimplementasikan ISO 9001:2008.

I.    Staf Sekolah yang dipilih :
A.    1 (satu) QMR
B.    4 (empat) Wakil Kepala Sekolah
1.    WKS  Urusan Kurikulum
2.    WKS  Urusan Kesiswaan
3.    WKS Urusan Sarana / Prasarana
4.    WKS Urusan Humas / Hubin

C.    10 (sepuluh) Ketua Program Keahlian  (KP)
1.    KP Kendaraan Ringan
2.    KP  Instalasi Tenaga Listrik
3.    KP Kriya Kayu
4.    KP Batik
5.    KP Tata Boga
6.    KP Pariwisata
7.    KP Elektronika Industri
8.    KP Neumatika
9.    KP Komputer Jaringan
10.    KP Kecantikan
D.    Khusus Koordinator Normatif – Adaptif  tidak dipilih karena di struktur organisasi yang baru sebagai pokja kurikulum
E.    Masa kerja Staf Sekolah adalah 2 (dua) tahun untuk 1 (satu) periode

II.    Yang berhak memilih
A.    QMR
1.    Semua guru baik tetap maupun tidak tetap yang memiliki surat keputusan dari Kepala Sekolah yang masih aktif di SMK NGAYOGJOKARTO
2.    Karyawan tetap dan tidak tetap yang memiliki surat keputusan dari Kepala Sekolah yang masih aktif di sekolah SMK NGAYOGJOKARTO
3.    Guru dan  Karyawan titipan dari instansi lain yang aktif di SMK NGAYOGJOKARTO
B.    Wakil Kepala Sekolah
1.    Semua guru baik tetap maupun tidak tetap yang memiliki surat keputusan dari Kepala Sekolah yang masih aktif di SMK NGAYOGJOKARTO
2.    Karyawan tetap dan tidak tetap yang memiliki surat keputusan dari Kepala Sekolah yang masih aktif di sekolah SMK NGAYOGJOKARTO
3.    Guru dan  Karyawan titipan dari instansi lain yang aktif di SMK NGAYOGJOKARTO
C.    Ketua  Program Keahlian
1.    Guru Produktif baik tetap maupun tidak tetap dijurusan masing-masing
2.    Karyawan yang berdasarkan SK Kepala Sekolah ditetapkan di Jurusan

III.    Yang Berhak dipilih :
A.    QMR
1.    Pernah mengikuti Awareness ISO 9001 : 2008
2.    Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
3.    Sehat Jasmani dan Rohani
4.    Jujur dan Amanah
5.    Guru Tetap dan atau ber NIP
6.    Pendididikan serendah-rendahnya sarjana (S1) atau yang sederajat
7.    Telah mencapai kepangkatan/golongan  sekurang-kurangnya guru dewasa III/C
8.    Masa kerja di SMK Ngayogjokarto, sekurang-kurangnya telah mencapai 2 (dua) tahun
9.    Berdedikasi tinggi, bertanggung jawab dan bisa bekerja
10.    Tidak sedang menjabat QMR/WMM dua periode secara berturut- turut
11.    Bersedia melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya dengan baik

B. WKS
1.    Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.    Sehat Jasamani dan Rohani
3.    Jujur dan Amanah
4.    Guru Tetap dan ber NIP
5.    Pendididikan serendah-rendahnya sarjana (S1) atau yang sederajat
6.    Pernah mendududuki jabatan disekolah sekurang-kurangnya 1 (satu) diantara jabatan berikut :
1). Wakil Kepala Sekolah
2). Ketua bidang keahlian / kaprodi
3). Wali Kelas
4). Anggota Pokja
7.    Telah mencapai kepangkatan/golongan sekurang-kurangnya guru dewasa III/C
8.    Masa kerja di SMK Ngayogjokarto, sekurang-kurangnya telah mencapai 2 (dua) tahun
9.    Berdedikasi tinggi, bertanggung jawab dan bisa bekerja
10.    Tidak sedang menjabat wakil kepala sekolah dua periode secara berturut-  turut.
11.    Bersedia melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya  dengan baik

C.     KP
1.    Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.    Sehat Jasamani dan Rohani
3.    Jujur dan Amanah
4.    Guru Produktif tetap sesuai dengan sertifikat pendidik yang dimiliki dan ber  NIP
5.    Pendididikan serendah-rendahnya sarjana (S1) atau yang sederajat
6.    Berdedikasi tinggi, bertanggung jawab dan bisa bekerja
7.    Telah mencapai kepangkatan/golongan sekurang-kurangnya guru dewasa III/C
8.    Bersedia melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya  dengan baik
9.    Masa kerja di SMK Ngayogjokarto sekurang-kurangnya telah mencapai 2 (dua) tahun
10.  Satu calon hanya boleh dicalonkan di satu  KP

IV.    Mekanisme Pemilihan
A.    Pemilihan QMR
1.    Diadakan jajak aspirasi, kemudian diambil 3 (tiga) calon yang mendapatkan suara terbanyak untuk diikut sertakan dalam tahap berikutnya
2.    Dalam jajak aspirasi masing-masing pemilih mengajukan 1 (satu) calon, demikian juga pada waktu pemilihan langsung masing-masing memilih 1 (satu) calon
3.    Apabila ada 1 (satu) calon  masuk nominasi 10 (sepuluh) besar Wakil Kepala dan 3 (tiga) besar calon QMR, kepadanya diberi kebebasan untuk memilih satu diantara dua jabatan tersebut
4.    Sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya 3 (tiga) besar tersebut dimohon menandatangani surat pernyataan kesanggupan menjadi QMR, apabila tidak bersedia posisinya digantikan oleh nomor berikutnya, begitu seterusnya.
5.    Apabila sampai urutan terakhir yang menyatakan kesanggupan sebagai calon kurang dari 3 (tiga), maka penentuan dan atau penambahan calon menjadi wewenang Kepala Sekolah.
6.    Calon terpilih 3 (tiga) besar yang sudah mengisi surat pernyataan kesanggupan diikutkan dalam pemilihan yang berdasarkan LUBER JURDIL dan diambil 1 (satu) orang yang memperoleh suara terbanyak untuk ditetapkan menjadi QMR.
7.    Pemilihan dinyatakan sah apabila daftar hadirnya telah ditandatanagani oleh minimal lebih dari separuh dari jumlah pemilih
8.    Apabila ada calon mendapatkan suara yang sama, urutan prioritasnya didasarkan masa kerja, pangkat dan golongan serta usia.
9.    Kartu suara dinyatakan sah dalam jajak aspirasi dan pemilihan langsung apabila ada cap panitia dan tanda tangan ketua panitia.
10.    Urutan nomor calon QMR pada Kartu Suara ditetapkan berdasarkan urutan abjad.
11.    Calon yang sudah menyatakan kesanggupan di QMR tidak boleh di calonkan WKS maupun KP

B.    Pemilihan  Wakil Kepala Sekolah
1.    Diadakan jajak aspirasi, kemudian diambil 10 (sepuluh) calon yang mendapatkan suara terbanyak, untuk diikut sertakan dalam tahap berikutnya
2.    Dalam jajak aspirasi masing-masing pemilih mengajukan 2 (dua) calon, sedang pemilihan langsung masing-masing memilih 4 (empat)  calon
3.    Apabila ada 1 (satu) calon  masuk nominasi 10 (sepuluh) besar Wakil Kepala dan 3 (tiga) besar calon QMR kepadanya diberi kebebasan untuk memilih 1 (satu) diantara dua jabatan tersebut
4.    Sebelum dilanjutkan ketahap berikutnya, 10 (sepuluh) besar calon tersebut dimohon menandatangani surat pernyataan kesanggupan menjadi WKS, apabila tidak bersedia posisinya digantikan oleh nomor berikutnya, begitu seterusnya.
5.    Apabila sampai urutan terakhir yang menyatakan kesanggupan sebagai calon kurang dari 6 (enam), maka penentuan dan atau penambahan calon menjadi wewenang Kepala Sekolah
6.    Ke-10 (sepuluh) calon yang sudah mengisi surat pernyataan kesanggupan diikutkan dalam pemilihan yang berdasarkan LUBER JURDIL dan  dipilih 4 (empat) calon yang mendapatkan suara terbanyak untuk menduduki jabatan WKS, selanjutnya Kepala Sekolah yang akan menetapkan posisi WKS
7.    Pemilihan dinyatakan sah apabila daftar hadirnya telah ditandatanagani oleh minimal lebih dari separuh dari jumlah pemilih
8.    Apabila ada calon mendapatkan suara yang sama, urutan prioritasnya didasarkan masa kerja, pangkat dan golongan serta usia.
9.    Kartu suara dinyatakan sah dalam  jajak aspirasi dan pemilihan langsung apabila ada cap panitia dan tanda tangan ketua panitia.
10.    Urutan nomor calon WKS pada Kartu Suara ditetapkan berdasarkan urutan abjad.
11.    Calon yang sudah menyatakan kesanggupan di WKS tidak boleh di calonkan QMR maupun KP

C.    Pemilihan Ketua Program Keahlian
Pelaksanaan pemilihan diserahkan kepada masing-masing program keahlian dengan dikoordinir oleh panitia pemilihan.

D.    Petunjuk secara khusus jajak aspirasi dan pemilihan secara  langsung ada dalam lampiran  1 dan 2.

E.    Staf Sekolah yang baru ditetapkan oleh Kepala Sekolah secara resmi pada tanggal 15 Juli 2100.

Ngayogjokarto, 20 Maret  2100
Ketua Panitia,

Lampiran-lampiran
lampiran 1

PETUNJUK KHUSUS PELAKSANAAN JAJAK ASPIRASI

  1. Jajak aspirasi diadakan mulai hari Kamis, 20 Mei 2100 sampai dengan hari Sabtu,  22 Mei 2100  Pukul 13.00
  2. Pemilih dimohon memilih 2 (dua) calon WKS dari daftar calon WKS dan 1 (satu) calon QMR dari daftar calon QMR dengan cara menuliskan  nama calon pada kartu suara yang sudah disediakan
  3. Kartu suara yang sudah diisi dimasukan dalam kotak suara yang sudah disediakan, dan ditunggu paling lambat hari Sabtu, 22 Mei  2100  pukul  13.00
  4. Apabila pemilih menulis lebih dari 2 (dua) nama calon WKS dan atau menulis 2 (dua) nama yang sama,  kartu suara dinyatakan gugur, sebaliknya kalau  kurang dari 2 (dua) nama calon,  kartu suara dinyatakan sah
  5. Untuk QMR, apabila pemilih menulis lebih dari 1 (satu) nama calon QMR , kartu suara dinyatakan gugur .
  6. Dalam penghitungan jajak aspirasi selain disaksikan panitia juga disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi yang ditunjuk 1 (satu) orang dari guru dan 1 (satu) orang dari karyawan
  7. Kartu suara yang hilang / rusak tidak ada gantinya
  8. Hasil jajak aspirasi akan diumumkan pada hari Senin, 24  Mei 2100
  9. 10 (sepuluh) orang calon WKS dan 3 (tiga) calon QMR yang sudah menandatangani pernyataan kesanggupan, akan diumumkan pada hari Senin, 31 Mei 2100.

10. Hal – hal yang belum ditetapkan dalam peraturan ini akan ditentukan dikemudian

Lampiran 2

PETUNJUK KHUSUS PEMILIHAN SECARA LANGSUNG

A. QMR

  1. Pemilihan secara langsung diadakan pada hari Sabtu, tanggal 5 Juni 2100 mulai pukul 10.00 s.d. 13.00, bertempat di Aula SMK Ngayogjokarto
  2. Pemilih dimohon menandatangani daftar hadir yang sudah disediakan oleh panitia
  3. Pemilih dimohon memilih 1 (satu) dari 3 (tiga) calon dengan jalan memberi tanda silang ( X ) pada nomor didepan calon
  4. Apabila pilihan lebih dari 1 (satu),  kartu suara dinyatakan gugur
  5. 1 (satu) calon yang mendapatkan suara terbanyak yang berhak menjadi QMR  dinyatakan sah  apabila telah ditandatangani oleh ketua dan 2 (dua) orang  saksi yang ditunjuk, kemudian dilaporkan kepada Kepala Sekolah
  6. Hal – hal yang belum ditetapkan dalam peraturan ini akan ditentukan dikemudian

B. WAKIL KEPALA SEKOLAH

  1. Pemilihan secara langsung diadakan pada hari Sabtu, tanggal 5 Juni 2100 mulai pukul 10.00 s.d. 13.00, bertempat di Aula SMK Ngayogjokarto
  2. Pemilih dimohon menandatangani daftar hadir yang sudah disediakan oleh panitia
  3. Pemilih dimohon memilih 4 (empat) dari 10 (sepuluh) calon dengan jalan memberi tanda silang ( X ) pada nomor didepan calon
  4. Apabila pilihan lebih dari 4 (empat), kartu suara dinyatakan gugur, sebaliknya kalau kurang dai 4 (empat) kartu suara dinyatakan sah
  5. Hasil 4 (empat) besar dinyatakan sah apabila telah ditandatangani oleh ketua dan 2 (dua ) orang saksi yang ditunjuk, kemudian dilaporkan kepada Kepala Sekolah
  6. Hal – hal yang belum ditetapkan dalam peraturan ini akan ditentukan dikemudian

C. KETUA PROGRAM KEAHLIAN

  1. Pemilihan secara langsung diadakan pada hari Sabtu, tanggal 5 Juni 2100 mulai pukul 10.00 s.d. 13.00, bertempat di Aula SMK Ngayogjokarto
  2. Pemilih dimohon menulis 1 (satu) nama calon Kepala Program Keahlian dari daftar calon yang ada
  3. Pilihan lebih dari 1 (satu), kartu suara dinyatakan gugur
  4. Calon yang mendapat suara terbanyak yang berhak menjadi Ketua Program Keahlian, tetapi apabila tidak bersedia haknya diberikan kepada perolehan suara berikutnya, begitu seterusnya
  5. Apabila sampai urutan terakhir tidak ada yang menyatakan kesanggupan menjad iKetua Program Keahlian,  maka penentuan Ketua Program Keahlian menjadi wewenang Kepala Sekolah
  6. Hal – hal yang belum ditetapkan dalam peraturan ini akan ditentukan dikemudian
About these ads
Categories: Bebas | 10 Comments

Post navigation

10 thoughts on “Contoh Cara Pemilihan Wakil Kepala Sekolah SMK Ngayogjokarto

  1. Trim’s

  2. JOS…

  3. kisongo

    apa bisa dipakai untuk sd ?

  4. kisongo

    trim infonya, wass

  5. mas ws

    pak, apakah ada sumber/dasar atau peraturan baku yang menjelaskan tentang syarat-syarat atau kriteria calon QMR atau Wakasek atau Kajur?
    kalo ada peraturanya apa saja. terima kasih.

  6. kriteria calon QMR adalah Pernah mengikuti Awareness ISO 9001 : 2008, sedang untuk jabatan QMR menurut Standar ISO, QMR di tunjuk oleh Top MAnagemen, susuai standar ISO 9001: 2008.
    syarat umum untuk WKS dan KP :
    1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
    2. Tenaga Pendidik PNS yang mempunyai Sertifikat Pendidik dengan golongan minimal III/C, dan pada saat dilakukan pemilihan,umur maksimal 57 tahun 0 bulan.
    3. Pendididikan serendah-rendahnya sarjana (S1) atau yang sederajat
    4. Masa kerja minimal 5 (lima) tahun
    5. Pernah menduduki jabatan disekolah sekurang-kurangnya 1 (satu) diantara jabatan berikut :
    1). Wakil Kepala Sekolah
    2). Kepala Program Studi Keahlian
    3). Koordinator / Pokja / Sekretaris Unit Kerja
    4). Menduduki jabatan selevel di instansi lain (PNS)
    5). Wali Kelas
    6. Tidak sedang menjabat wakil kepala sekolah dua periode secara berturut-turut.
    7. Berkomitmen untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab sesuai Sistem Manajemen Mutu.

  7. harto

    berapa lama jabatan wakil kepala sekolah apa ada aturannya?

  8. Tidak ada aturan lama jabatan Wakil Kepala Sekolah, tetapi kalau Kepala Sekolah satu Periode aturannya 4 tahun.
    dalam penerapannya wakil kepala sekolah ada yang 3 tahun ada yang 4 tahun.

  9. nurul

    asalamualaikum bagaimana jika seorang wakil kepala sekolah bukan PNS, apakah ada ketentuannya

  10. Wakil kepala sekolah di sekolah Negeri Tidak diijinkan, tetapi kalau sekolah swasta bebas (tergantung dari yayasan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: