Hasil Keputusan yang kuat

Keputusan merupakan hasil konspirasi dan kepahaman dari seseorang atau kelompok yang memutuskan, jika keputusan itu hanya dibuat oleh seorang saja, maka itu merupakan hasil pemikirannya sendiri contohnya adalah keputusan yang dibuat oleh seorang raja. Abdi dalem atau pembantu raja harus siap melaksanakan keputusan/titah yang dibuat oleh rajanya yang disebut sabdo Pandito ratu.

Dalam suatu majelis atau rapat pasti ada hasil Sidang/keputusan Sisang, tetapi hasil yang di putuskan ada beberapa kemungkinan :
1. Keputusan dibuat karena semua peserta Sidang memahami masalah yang akan dibuat,
2. Keputusan dibuat karena ada peserta Sidang yang mempunyai pengaruh kuat, walaupun mungkin keputusan yang dibuat kurang menguntungkan,
3. Keputusan dibuat karena semua peserta hanya meraba-raba atau mengira-ira,
4. Keputusan dibuat karena banyaknya beda pendapat.

Dari masing-masing kemungkinan tersebut yang menghidupkan suasana sidang/rapat adalah kemungkinan yang nomor 4, karena dengan banyaknya beda pendapat dan pandangan maka hasil keputusanya merupakan tinjauan yang dalam tetapi ini akan membutuhkan waktu yang lama dalam bersidang. Kemungkinan nomor 2 merupakan keputusan yang dipaksakan karena peserta sidang hanya mengikuti kehendakorang yang berpengaruh sesuai dengan kata Obama 2008, salah satu hal yang paling berbahaya adalah jika sebuah keputusan dibuat secara grup. Ketika semua orang menyetujui apapun, tak ada diskusi dan tak ada perbedaan pendapat.

Hasil keputusan yang dibuat sebagai seorang pemimpin harus melaksanakan dengan membela orang atau rakyat yang dipimpinya. Ajaran hasta brata atau delapan laku yang merupakan ajaran kepemimpinan bagi setiap manusia. Dari ajaran tersebut diharapkan setiap pemimpin mempunyai sifat-sifat seperti watak kedelapan unsur alam yaitu:
1. Matahari diartikan sebagai seorang pemimpin harus dapat menjadi sumber hidup orang lain.
2. Bulan mengartikan penerangan dalam kegelapan.
3. Bintang sebagai petunjuk arah bagi yang tersesat
4. Bumi maksudnya seorang pemimpin yg baik harus kuat menerima beban hidup yg diterimanya
5. Mendhung diharapkan sebagai pemimpin tidak mempunyai sifat yang tidak pilih kasih.
6. Api yang berarti mematangkan yang mentah
7. Samodra/Air dimaksudkan bahwa pemimpin harus dapat memahami segala kebaikan dan keburukan
8. Angin yang apabila berada dimanapun juga harus dapat membawa kesejukkan.

Seorang pemimpin yang dihormati oleh rakyatnya karena rakyat mengharapkan dengan hadirnya pemimpin yang mempunyai sifat demikian maka mereka pasti akan hidup rukun, tentram dan damai sejahtera.

Categories: Bebas | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: