Sekilas Wisata ke Singapura

Pose didepan Merlion

Pose didepan Merlion

Mimpipun tidak bisa berwisata ke Negara Singapura yang punya banyak tempat wisata dan ber ikon Ikan berkepala Singa berdiri di atas ombak (merlion), namun Tuhan Maha Kuasa atas kehendak hambaNya. Suatu hari saya dan kawan-kawan yang berkesempatan menjadi peserta Pertukaran Mahasiswa antara Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan University Tun Husein Onn Malaysia (UTHM) mempunyai rencana yang mendadak jalan-jalan ke Singapura. Awal perjalanan kami dari Asrama UTHM diantar oleh kawan Dosen dari UAD dan UNDIP dengan mobil ke Parit Raja Batu Pahat untuk beli tiket sekaligus menunggu bis yang akan kami tumpangi. Dari Parit Raja ke Terminal Larkin Johor Bahru RM 10,65. Dari Terminal Larkin naik bis jurusan Quen Street Singapura RM 1,9, namun sebelum keluar harus lewat kantor Imigrasi dulu untuk pemeriksaan Paspor, kemudian dilanjukan naik bis lagi menuju Singapura, saat masuk ke Negara tersebut ada pemerikasaan Paspor lagi, bagi personil yang belum pernah ke Singapure ada sedikit wawancara dan pengecekan barang bawaan. Setelah selesai perjalanan dilanjukan ke Terminal Quen Street Singapore dengan ganti bis tapi mempunyai nama sama. Sampai diterminal kami sudah sepakat tujuannya hanya ke Merlion, Chinatown dan ke Masjid terdekat .

Dari Quen Street menuju ke Merlionerlion naik taksi $ 6,2 (SGP), turun dari taksi dilanjukan mendokumentasikan 2 Singa berbadan Ikan selama + 45 menit dengan kamera digital yang senantiasa terbawa,

Maryono

Pose didepan anaknya Merlion yang bernama Cub

dan dilanjukan naik taksi menuju ke Chinatown dengan ongkos $ 6,4 (SGP). Turun dari taksi foto-foto dulu di Sri Mariamman Temple

di bawah kuil Hindu

di bawah kuil Hindu

(Kuil Hindu tertua di Singapura dan dilanjukan jalan kaki ke pasar sourvenir Chinatown untuk menghabiskan uang, he he he. Setelah belanja sourvenir perjalanan dilanjukan ke Masjid Jamae dengan jalan kaki untuk melaksanakan sholat Dhuhur di jamak dengan ‘Ashar. Setelah Sholat kami jalan-jalan di lorong-lorong Chinatown sambil mencari pemberhentian taksi untuk kembali lagi ke Terminal Quenstreet dan pulang ke Asrama UTHM.

Categories: Bebas | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: